Passion of Mine

HomeAbout MeJan 5, 2008
I find developing ideas and solving problems extremely challenging and hence the creative work became my passion...

My name Alexandra Viranica. I'm still learning.. and I'll never stop to learn.
Brothers in my country usually call me 'chinese people'... But what i know is my heart, my soul, my mind are truly Indonesian. Yepsss! Saya orang Indonesia. I really2 love this country =)

Photo AlbumMy Photo Album (1 photo)Jun 29, '08 9:46 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Alexandra Viranica Trihitakarana

Blog EntryThesis (part2) Sidang ProposalJun 24, '08 9:24 AM
for everyone

HAAAAAAAAAPY! :) More than just happy..

"No need any revision",  "Good enough", "Good contribution..(to edu)"

Apalagi yang lebih baik daripada mendengar kata2 seperti itu? setelah berhari hari kerja keras, berusaha sebaik mungkin, sembari diuber deadline.. 

Bahan sidang proposalnya baru siap hari ini jam 3 pagi... Tidur 3 jam. Jam 6 bangun, langsung tancap gas baca buku "Selamatkan Indonesia" karangan Pak Amien Rais (100 page last). Mau tak mau buku ini harus kelar dibaca krn menjadi bahan presentasi sy di kelas SKI. Secara, hari ini, selain harus sidang proposal jam10, ada kelas SKI jam9 - presentai tugas akhir. Baca sambil sarapan/sarapan sambil baca (sami mawon :p). Preparation 15mt sudah termsuk mandi. Ngebut buat slide ppt. Jam 8 berangkat dr rm.. Di jalan:di bajaj-di bus tansjak fokus namat-in tu buku. Nandain point2 yang penting (kebayang ga si gimana hasil nge-garis&nulis di bajaj? hehe..). 

Nyampe kampus, napas tinggal stengah.. presentasi paling pertaman. So far so good. Kelar presentasi, langsung ke ruang sidang proposal.. Jeng jeng... :)  Ngapalin bahan sidang, sembari pasang kuping ngedengerin komentar dosen untuk teman yang 'maju', diselingin ngobrol2 dg kiri kanan.. (hehe..sempet2nya) Then, dalam nama Tuhan Yesus-ku, siap mengadapi kenyataan yg harus dihadapi. Finally, no more words than "Thanks god"


Blog EntryBingung Sendiri..Jun 22, '08 8:56 PM
for everyone
Hari ini, tepatnya 3 tahun setelah sy buat poster "Go to Hell" (yg sy post dibawah ini), sy baru nyadar ternyata karya saya adalah 1 dari 5 karya anak-anak adver LSPR yang masuk ke Showcase official website kampus.

 
http://www.lspr.edu/dev/showcase/student-portfolio_printbig4.html

Jadi inget masa2 buat karya ini, simple sieh.. bikinnya sembari mainan. :p
Latar belakannya dipotret sendiri-ditaman dekat rumah pacar yang dulu.. hehe.. Tanahnya bawa sendiri dari rumah-ngambil dari pot bunga ibu-yang lagi pergi ke pasar-sabab kalo yg punya ada di rumah bisa repot ;p. 'Batu nisan boongannya' juga berebutan sm emba yang lagi nyuci baju di teras rumah (krn batu ini dipake si kakak untuk nutup lubang hehe..). Sblum ke taman lewatin pasar.. beli bunga melati. Nyampe ditaman, smuanya ditata.. difoto berpuluh2 kali.. sambil diliatin smua orang yang lewat.. ditongkrongin anak kecil dan dikomentari dengan kepolosan mereka "Eh.. dia lagi ngubur tikus". hehehe... Pulang, di retouch sesuai ide yang sudah ada di kepala.. selesai d. 

hehe.. bingung sendiri si liatnya... karena karya ini sy buat ketika sy smt3, dan jujur sejujur2nya sy baru tau pagi ini ternyata karya sy cukup mendapat appresiasi. Skrg sy sudah smt8, skripsi juga sudah jalan 50%, yeah.. waktu yang cukup lama untuk menyadari semua ini. Expresively, dengan tidak bermaksud untuk sombong.. sy merasa senang. Paling tidak sedikit refresher dikala akhir-akhir ini hari sgt sibuk, mempersiapkan sidang proposal yang mau tak mau besok harus dihadapi.

Kadang dalam hati sy merasa karya sy sudah cukup baik (pd masanya), tapi disisi lain sy menyadari sy adalah orang yang kurang pandai untuk meyakinkan diri sendiri bahwasannya karya sy sudah cukup baik. Sekalipun telah mendapat tanggapan positif dari orang lain.
Sering kali sy aga khawatir tak beralasan menatap masa depan. Tapi syukurnya, sy dikarunia Tuhan tabiat "sekali berniat akan selalu berusaha yang terbaik". Sehingga disaat kekhawatiran itu tiba2 datang 'mengaggetkan', jalan2 satu2nya bagi sy adalah "terus mengusahakan yang terbaik."
 
Kali ini, sy bertrimakasih kpd empunya yang memberikan seluruh rasa di kehidupan ini, berikut rasa kekhawatiran. Meskipun ada kalanya rasa ini membuat sy kecil hati, tapi nyatanya ini adalah salah satu faktor pendorong yang membuat sy terus belajar, tanpa merasa lelah terus mengembangkan diri.. Yeahhh, mungkin karena selalu merasa masih ada yang belum dimaksimalkan dari dalam diri, jadinya dalam keadaan di puncak manapun tetap ingin mengejar sesuatu yang imajiner. 

Sounds ambius isn't it? actually tidak juga.. sbab diluar idealisme dan perfectionisme (yg ukurannya adalah kesanggupan dr sy sendiri) smuanya is nothing. Sy orang yg suka menikmati hidup.. smuanya "enjoy aja".. tergantung mood and deadline (pastinnya) hehe.. kalo lagi pingin lari-yah lari sekenceng2nya.. kalo lagi santai-ya ga santai juga sie.. karena sy hobi mengerjakan sesuatu yg penting dan tidak penting.. yg urusan sy dan bukan urusan sy.. hehe.. jadi mostly sibuk all the time. intinya naturally, unconciously, im asking my self "apalagi-apalagi-apalagi" sembari di selang-seling dengan hiburan yang "adanya apa.."

Pelajaran hari ini: APAPUN 'rasanya'.. yang terpenting bagaimana menyikapinya. Minumnya? tetep.. air putih anget :p

MusicSlamet Ulang Taon Jakarte! (22 Juni 2008 - 481th)Jun 22, '08 12:44 AM
for everyone
Lagu daerah propinsi DKI Jakarta:
Ondel - ondel
Kicir - kicir
Jali - jali
Surilang Njot-enjotan
Keroncong kemayoran
apa lagi yah?

Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia, Jakarta..
"Sunda Kelapa" (abad ke-14) merupakan pintu gerbang kerajaan pajajaran. Di masa kejayaannya sunda kelapa menjadi bandar termegah di Asia Tenggara.
Tahun 1527, Pasukan Fatahilah merebut Sunda Kelapa dari tangan kerajaan Pajajaran, dan kemudian kota ini diganti namanya menjadi "Jayakarta", artinya kemenangan penuh.
Tahun 1619, Di bawah orgnisasi VOC, Jan Pieterzoon Coen menghancurkan kota Jayakarta. Pangeran Jayakarta tersingkir hingga ke Jatinegara. Sejak itu "Batavia" menjadi nama baru bagi kota Jayakarta.
Nama ini digunakan selama masa penjajahan Belanda, sampai akhirnya ketika Jepang (1942) menduduki Hindia Belanda, Jepang memberikan nama "Jakarta" sebagai nama penganti Batavia.

Kerajaan Padjajaran Vs Kerajaan Demak (1527)
Sunda Kelapa menjadi salah satu tempat persinggahan kapal layar yang mengangkut para saudagar muslim dari Gujarat, Persia dan Semenanjung Arabia. Portugis dikala itu mencoba menggunting jalur pelayaran para pedagang muslim dengan cara melakukan kerjasama ekonomi dan pertahaan dengan Adipati Kalapa pd tahun 1522. Keadaan ini membuat para saudagar muslim gusar dan kemudian meminta perlidungan kepada Sultan Trenggono dari Demak. Maka diutusnya lah Fatahilah untuk menangani perasalahan ini. Fatahilah membicarakan hal ini dengan sultan Cirebon Syarif Hidayatullah, kemudian disepakati bersama untuk membebaskan Sunda Kelapa dari pengaruh Portugis. Maka pada tahun 1527 dibawah komando Fatahilah, dilakukan penguasaan atas Banten, lalu penguasaan atas Sunda Kelapa, yang kemudian nama Sunda Kelapa digantikan dengan nama Jayakarta. Sejak itu, berkuasalah orang islam di Jayakarta sampai masa jatuhnya ke tangan VOC, th 1619.
JAKARTA - Benyamin S. - Ondel-ondel   
Jali Jali Indonesia Ethnic Music Compilations 
JAKARTA kicir kicir (angklung)   
JAKARTA Kicir kicir   
JAKARTA Jali jali (F)   

Photo AlbumAkhirnya.. (3 photos)Jun 10, '08 6:33 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
SUKARNO an Autobiography as told to Cindy Adams - FIRST PRINTING (1965)

Akhirnya..
Setelah dicari2 bertahun-tahun, setelah nunggu 35 hari sejak sy beli buku ini.. Akhirnya dari bermil-mil jauhnya buku ini datang juga..
Akhirnya setelah 43 tahun berlalu buku ini pulang juga ke tanah airnya..

Blog EntrySo sorry.. I just couldn't shut my HEART up!May 31, '08 6:10 AM
for everyone
For everyone yang dapet mail teguran seperti dibawah ini dari saya...

....................

Mba.. km jual baju motif batik apa engga merasa bersalah sama para perajin batik?
Mereka buat selembar kain itu dengan ketekunan.. cintanya.. keahliannya... dan paling cepet 2 minggu baru jadi satu lembar kain. Kalo batik print kan bikinnya ga sampe stengah jem.. 
Skarang km jualan kain motif batik berarti km jadi pesaing mereka.. apalagi harganya jauh lebih murah.. pasti para perajin kalah bersaing. Kalo karya mereka ga ada yang beli.. nanti ga ada lagi yang mau jadi perajin batik. Bisa2 suatu saat orang indonesia kehilangan kebudayaan membatik. 
Percuma selama ini kita berkoar2 "Batik kebudayaan asli Indonesia, bukan Malaysia.." kalo akirnya orang indonesia sendiri mendukung kematian budaya batik.
Km kan juga orang Indonesia... apa ga sayang sm Indonesia mu ini?
Memang di mangga dua.. ambasador.. dst.. banyak banget yang menjual batik print. Tapi kalo km ikut jualan juga.. apa bedanya km sm mereka?

Kalo boleh sy usul.. jualan yang lain aja mba.. malah kalo bisa tlg bantu para perajin batik menjual karya seninya... bukan malah bersaing dengan mereka. Sy doakan kalau mba berjualan dengan niat baik, pasti tuhan juga punya rencana yang baik untuk mba...gbu

Secara pribadi, sy ingin minta maaf kpd temen2ku.. yang sama-sama tinggal di bumi indonesia.. sama2 mencintai negri ini.. maaf kalau perkataan sy tidak berkenan di hati. 
Adapun teguran yang sy layangkan berasal dari hati nurani yang paling jujur.. atas dasar sebuah keprihatinan, kepedulian, kecintaan kepada saudaraku yang tak kukenal sekalipun.. orang kecil yang berjasa besar kepada negri ini, terkhusus pada kebudayaan bangsa ini.. tidak lain dan tidak bukan adalah para perajin batik. 

Selama ini, mereka yang senantiasa ikut andil dalam melestarikan satu dari sekian banyak warisan nenek moyang bangsa kita..  Dengan idelisme yang tak termakan oleh jaman dan rupiah nan melimpah. Selagi kita lupa warisan ini teramat berharga untuk dilupakan, selagi kita tak sadar banyak sekali orang dari seluruh penjuru dunia menaruh kagum teramat tinggi pada batik Indonesa.. selagi kita terus saja me-westernisasikan penampilan.. Mereka, para perajin masih saja bertekun..bertekun dengan kecintaannya kepada budaya bangsa negri ini.
Apa pantas dikala batik sedang "in" di rumahnya sendiri.. kita malah mengambil keuntungan dari kebangkitannya? apa pantas? apa tega?

Blog Entry20 Mei 2008, Satu Abad Kebangkitan NasionalMay 19, '08 11:27 AM
for everyone

1 abad Kebangkitan Nasional. Saudara-saudaraku sebangsa, setanah air, dan sebahasa.. dengan apa kau memaknainya? Dikala pemerintah menyambutnya dengan kenaikan bbm..  resolusi apa yang ingin kau berikan untuk negri ini?

Bagaimana bisa negri dengan perut bumi penyimpan kekayaan alam terbanyak diseluruh jagat raya ini sampai sekarang masih merana? Negri dengan 17.508 pulau dalam satu kesatuan Negara. (jika kau berikan 1 harimu untuk berkunjung ke 1 pulau Indonesia disetiap harinya, kau perlu 48 tahun untuk mengunjungi semuanya).  Negri dengan 316 etnik yang mewarisi kebudayaannya masing-masing. Negri dengan 670 bahasa daerah yang dipersatukan dengan bahasa Indonesia. Negri dimana kau tanam biji kopi tumbuh biji kopi terbaik di sluruh dunia. Kenapa sampai sekarang ini masih ada rakyatnya yang merana?

“Indonesia Salah Urus”

Indonesia  mendaftar sebagai anggota OPEC, membayar membership $2 million pertahun-which is around 20miliar rupiah, agar negara kita dapat mengekspor minyak mentah keluar negri.  Tetapi disini malah terjadi suatu ketimpangan, Indonesia masih saja harus mengimport minyak dari luar karena pasokan minyak dalam negri belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat dan mengamankan cadangan bbm. Meskipun bagi sebuah negara 20 miliar tidaklah memberatkan dan meskipun negara ini kaya akan sumber daya alam, scr khusus sy menunjuk pada minyak bumi.. pemerintah tetap harus dengan bijaksana mengkaji untung ruginya Indonesia menjadi anggota OPEC. Bukankah lebih baik 20miliarnya untuk orang miskin di bumi indonesia. stuju?

Wajar tidaknya kenaikan harga BBM menurut saya pribadi, sebenarnya merupakan hal yang mundur-maju salah. Dinaikan salah-tidak dinaikan salah. "kalau tidak bunuh ibu harus bunuh bapak" atau sebaliknya. Adapun penyebab dari keadaan Indonesia yg seperti sekarang ini bukan hanya semata-mata kesalahan pemerintahan SBY-JK (justru kita juga perlu merasa tak tega dengan beliau-beliau, terus ditekan seakan bencana ini adalah kesalahnya. Memangnya ngurus tanah air se luas ini-penduduknya banyak-beraneka ragam suku kebudayaan-dengan segala warisan permasalahannya-mudah?)

Yang harus kita sadari bersama adalah semua permasalahan yg sampai kini belum dpt dipecahkan, yang sampai kini kita masih tidak tahu jawaban mana yg 100%benar dan 100%salah, adalah permasalahan akibat kesalahan-kesalahan yang menumpuk. Menumpuk dari era 32 tahun "Komunisme Indonesia", 2 tahun pemerintahan yang membuat sluruh kaum buruh Indonesia jadi tertekan seumur hidup karena berlakunya sistem kerja kontrak. Dan sekarang ini kita sedang dalam pemerintahan yang memiliki dana belanja iklan terbesar untuk penayangan iklan BUMN versi “Indonesia for Sale”, target audiencenya investor-investor kaya nan serakah di seluruh dunia.

Semua permasalahan yang menumpuk ini akhirnya meledak di tahun 2008 era Pak SBY-JK. Dan sekalipun kita bisa mundur ke 4 tahun silam, siapapun yang menjadi presiden, baik itu Ibu Mega yang sangat nasionalis dan memiliki semangat tinggi untuk membangun Indonesia, Pak Amin Rais yang reformis dan pemikirannya luarbiasa cerdas.. tetap saja tidak sebegitu mudahnya dapat menyelesaikan permasalahan negara di era ini, berikut warisan permasalahan dari era yang lalu. Setidaknya, Pak SBY-JK bisa mengambil keputusan untuk menentukan nasib Indonesia kini. Keputusan apapun setidaknya lebih baik daripada menelantarkan Indonesia. Saya percaya, saya optimis, dan saya berharap bahwa dibalik keputusan terpahitnya sekalipun,  latar belakang dan tujuannya tetaplah suatu niatan baik untuk bangsa dan negara. Meskipun menurut saya secara pribadi, betul adanya bahwa beliau terseret jauh pada urusan pengurangan pengangguran yang menemui jalan buntu, hal ini memaksa beliau untuk menyerah dan kemudian melempar anak-anak bangsa kepada investor yang menCARI-CURI keuntungan dari negri ini.

Namun bagaimanapun juga, salah atau benar keputusan beliau, kita sebagai rakyatnya harus berhati besar menghargai segenap usaha kerasnya memerintah bangsa ini. Lihatlah pak SBY yang 4 tahun lalu gagah, mungkin mirip dengan Patih Gajah Mada. Sekarang sluruh rakyatnya bisa melihat dibawah mata sayu beliau terukir kelelahan yang amat sangat. Meskipun wajahnya masih sering kali nampak berseri kepada rakyat, senyum masih selalu ada di sudut bibir, namun kantung mata sang presiden sudah terlihat sekalipun dari kejauhan. Jadi jangan juga kita tega mencoreng nama beliau dengan mudahnya. Generasi sekarang memang harus kritis menyimak permasalahan dunia, tapi sebisa mungkin mengkritisi dengan sikap yang bijaksana dan santun. Saya bukan partisipan demokrat, saya hanya seorang orang kecil yg menaruh pengahargaan setinggi-tingginya kepada siapapun yang dengan ikhlas mau melakuakan sesuatu untuk bangsa ini. Saya tidak begitu perduli dengan hasilnya, jika niatan sudah baik, perencanaan sudah semaksimal mungkin, hasilnya tentu layak mendapatakan apresiasi.

Menurut pandangan saya secara pribadi, saya mengatakan "Indonesia Salah Membangun" bahasa gaulnya "Indonesia Salah Urus"

Wongyah Indonesia ga dengerin apa kata Presiden Sukarno sieh...! Sudah dibilang Indonesia tidak boleh bergantung pada luar negri. Dengan tegas beliau katakan "Go to hell with your aid!" kepada Amerika dan negara kapitalisme lainya. Negara harus dibangun dengan kekuatan anak bangsa sendiri. Seperti yang kita sudah tau bersama, keadaan yang bertolak belakang terus menerus terjadi tanpa terhentikan di era pasca Presiden Sukarno memimpin. Sekarang ini, pemerintah kita terus saja bulak-balik sibuk nyari investor (bangga lagie!) Sibuk membangun kota besar.. seperti halnya membangun Jakarta supaya jadi Hollywood sekaligus Washington DC nya America. Bukannya berpikir untuk membangun rakyat kecil terlebih dahulu, membangun mental anak bangsa, dengan perlahan tapi pasti... supaya kelak dengan harta nan berlimpah di tahah air Indonesia, mereka-mereka inilah yang akan menjadikan Indonesia lebih hebat dari negara-negara dimanapun juga di dunia. Selama ini, kita terlalu ambisius.. terlalu terburu-buru membangun fisik negri ini. Bak beringin yang rindang dengan akar yang tak kuat.

Saya bilang Indonesia salah urus! Karena TAK TAU kekuatannya sendiri. Negara begitu subur tanahnya.. begitu kuat nilai budayanya.. mengapa tidak berusaha membangun mulai dari kelebihan yang kita miliki? Membangun Indonesia untuk menjadi negara agraris-yang sepanjang masa swasembada pangan apa buruknya? Membangun Indonesia untuk menjadi negara budaya-yang sektor pariwisatanya maju apa buruknya? Membangun Indonesia untuk menjadi negara soko guru-yang diminati para pelajar mancanegara apa buruknya? Toh sejak dulu tanah kita subur, warisan budaya kita luar biasa, dan cendikiawan kita diakui kepandaiannya, kalau tidak percaya, coba tanyakan kepada Malaysia, ketika mereka baru merdeka siapa yang kirim guru kesana..?

Mengapa Indonesia bukannya fokus ke hal-hal yang menjadi andalan dan kekuatan bangsa ini? Yang sudah menjadi harta warisan sah turun temurun dari sang nenek moyang kepada pewaris tunggalnya, tidak lain adalah kita-kita ini. Mengapa malah fokus ke pembangunan ala America-Eropa-Jepang-kaum kapitalis? Latar belakang Indonesia jelas tidak sama dengan negara-negara tersebut. Mereka bisa berhasil dengan caranya, kita belum tentu! Kalaupun memaksa untuk menerapkan pembangunan ala mereka, tetap saja akan tidak akan cocok! Seperti halnnya menanam kaktus di tanah nan subur Indonesia, memelihara beruang kutub di iklim tropis nan sexy Indonesia.. apa cocok?!

Kalau generasi kita terus saja mengikuti permainan pemerintah yang “Proyek besar untung besar, hancurlah Indonesia ini.. “

Ayuk  kembali dengarkan suara 'sang pendiri bangsa Indonesia'.. beliau tidak mungkin salah.. bak ibu yang melahirikan seorang anak semata wayangnya yang tercinta.. Jiwa raganya pun akan diberi, tak mungkin memberi nasehat yang salah. Presiden Sukarno begitu banyak berpesan kepada Indonesia-nya.. Andai sedikit saja kita lebih menurut, keadaan kita pasti jauh lebih baik dari sekarang ini.

100 tahun kebangkitan nasional, bukan hanya untuk dikomentari apa kah indonesia jadi bangkit atau tidak. Tapi kita harus.. HARUS!  masing2 pemuda pemudi Indonesia "sing wong cilik.. yang mungkin kemampuannya hanya sebatas membangun lingkungan di sekelilingnya" punya jiwa kesediaan membangun Indonesia mulai dari bawah dengan ikhlas dan pengabdian.. Mengerjakan hal kecil yang tak terlihat, yang selamanya tak bisa dipandang orang-orang besar yang tidak punya kepekaan hati. Kalau bukan kita yang mau mengerjakan hal2 kecil ini.. Siapa lagi?

Saya rindu Indonesia yang suaranya bergaung ke sluruh penjuru dunia. Saya rindu Indonesia yang goncangannya bisa memerdekakan banyak negara di benua Asia dan Africa. Saya rindu Indonesia yang sanggup menyentuh lubuk hati terdalam dari para seniman kelas dunia. Kalau sang designer piala dunia.. (skali lagi untuk penegasan: designer piala DUNIA) masih ada, saya ingin tanya kepada beliau "Mengapa yang diukirnya tanah air Indonesia? Bukan negara adidaya sekelas Amerika? Indonesia begitu rumit diukir mengapa yang dipilihnya Indonesia?" Tidak mungkin beliau hanya asal mengukir.. Seniman sekelas beliau imajinasi dan intusisinya melebihi jagat raya ini.

Saya dari lubuk hati terdalam, dengan sejujur-jujurnya, sangat berbangga menjadi bagian dari bangsa ini. Apapun yang terjadi pada Indonesia kini... Saya selalu berbangga dan bersyukur terlahir menjadi seorang bumiputra. Hujan batu di negri sendiri tidak menjadi masalah.. Justru ini dengungan sirine yang mengajak saya untuk turut serta mengambil bagian dalam penyelamatan masa depan negara bangsa (nation-state) ini. Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain? Ketika Indonesia menangis, sy ingin menghiburnya.. Meskipun hanya senyuman yang sy miliki, akan sy berikan kepada Indonesia sebuah senyuman yang terbaik.  Akan sy berikan usaha keras juga ikhlasnya pengabdian, beriring doa disetiap langkah ini. Inilah makna kebangkitan nasional bagi saya. Kebangkitan Nasional adalah kebangkitan dalam jiwa masing-masing rakyat Indonesia. Jiwa ini yang kemudian akan menggerakan seluruh raga untuk turut mempersembahkan pengabdian yang terbaik bagi bangsa dan negaranya.

[Tulisan yang saya buat ini entah bermafaat atau tidak, atau malah sankin panjangnya membuat kalian  jadi malas membaca. Dengan maksud yang baik, saya menuangkan apa yang ada dalam pikiran.. Adapun pemikiran adalah buah dari otak manusia yang diberikan tuhan kepada makhluk secitranya. Semoga berkenan..]

I also posted this file at: http://indonesiancommunity.multiply.com/journal/item/2190 http://kelompokdiskusi.multiply.com/journal/item/2341

Attachment: 20 Mei 2008, Satu Abad Kebangkitan Nasional. Indonesia Salah Urus.docx

MusicJingle for IndonesiaMay 12, '08 11:20 PM
for everyone
We have to give a very best appreciation for the advertising people.
Nowadays, we rarely listen to the national athem..
Actually really regreted most of the country, including Indonesia are lack of National Athem. This is caused by the lack of music makers who have initative in making a song for the country.

I my self, personally.. wanna give a very big appreciation to all advertising people who have given their contributions to our beloved Indonesia.
Both to whom totally dedicate the ad for Indonesia and to whom use Indonesia it self as their inspiration in order to deliver their ad msg.. Lot of thanks to you...
Gudang Garam - Rumahku Indonesiaku   
Gudang Garam - Cahaya asa   
Indosat - Bangkitkan Nasionalisme   
Indomie Satu Selera   

Photo AlbumIndonesian Textiles (55 photos)May 7, '08 6:05 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
BATIK
Pada mulanya batik bukan barang dagangan, tapi karya seni adiuhung sebagai keperluan upacara adat di keraton. Aktivitas membatik dihayati sebagai latihan meditasi dan konsentrasi, dua hal yang menjadi bagian dari nilai hidup, kepercayaan, dan budaya keraton Jawa. Pada awal abad ke-19 permintaan batik dari negara-negara di Asia Tenggara dan Jepang amat tinggi. Jadilah batik sebagai salah satu komoditas terpenting di Indonesia. Dikenal 2 macam batik, yakni batik pedalaman dan pesisiran. Batik pedalaman adalah batik Yogya dan Solo. Motifnya banyak mendapat pengaruh dari India dan penuh makna simbolik. Warna yang mendminasi adalah warna-warna lembut, sehingga memunculkan kesan anggun dan berwibawa. Bati oesisiran adalah batik luar Yogya dan Solo. Motif-motifnya banyak menggambarkan lingkungan sekitar, seperti burung, daun dan bunga. Kesan yang muncul dari batik pesisiran adalah dinamis, karena warna-warna yang dipakai adalah warna-warna cerah. Prose’s penciptaanya dilakukan dengan menorehkan malam pada kain dengan canting tangan maupun canting cetak. Malam ditorehkan untuk menghalangi pewarnaan pada saat kain dicelupkan ke dalam cairan pewarna. Beragam warna tercipta dari beberapa kali proses pencelupan dan penorehan malam. (Source: Museum Tekstil - Jakarta)

Parang Rusak (english: defective big knife) is a traditional batik pattern from Yogyakarta.

Kekayaan warisan budaya Indonesia sering dilirik bangsa lain bahkan beberapa diantaranya diklaim oleh negeri tetangga. Klaim Malaysia terjadap lagu Rasa Sayange, alat musik Angklung, pakaian Batik, Rendang dan Reog Ponorogo membuat gerah bangsa Indonesia. Kini, tersiar kabar bahwa motif batik khas Yogyakarta “Parang Rusak”, juga diklaim Malaysia sebagai warisan budaya mereka.

By:Yan Arief Purwanto
Site:
http://www.yanrf.com

My comment:

Aduh.. lagi lagi dech.. Kalau keadaanya sperti ini.. kita mirip orang kaya yang uangnya berserakan di pekarangan rumah… Anginpun bisa mengambil dg satu hembusan.. sperti halnya Malaysia yg seenaknya menganggap budaya kita sebagai miliknya.

Teman-teman.. kalau saya pikir lagi, sepertinya justru generasi kita ini yang kurang keperdulian. Generasi yang "Ber-ilmu tinggi tapi sedikit sekali memberi kontribusi untuk negri." Kalau kita begini terus mau jadi apa Indonesia nanti? Saya pernah baca kutipan, hendaknya janganlah kita jadikan kepala ini sebagai perpustakaan, tapi sebarkan ilmu yg kita punya supaya berguna.

Saya tau dari driver paman saya,"Bung Karno mati-matian mengambil kembali Irian Jaya, mengapa?" Supaya kekayaan yang berlimpah ruah disana.. emas-hsail hutan-dsb bisa beliau wariskan untuk rakyat indonesia, generasi demi generasi.. Supaya saat beliau harus meninggalkan negrinya ini, dibayangnya yang terakhir kali ada wajah-wajah kita yg sedang hidup makmur sejahterah dan menjadi bangsa yang bisa berdiri tegap dihadapan bangsa-bangsa lain.. Ternyata sekarang tanah Irian malah kita suruh foreigner yang mengelola.. Pemerintah sekarang juga kelihatannya sangat berbangga hati menyumbar usaha-usaha mereka untuk dapat merangkul investor luar negri. Beliau.. Bung Karno pasti menangis menyaksikan indonesia kini..

Dan kalau kebudayaan kita satu persatu juga diambil.. tidakkah nenek moyang kita dari sabang sampai meruke juga ikut menangis? coba mampir ke websiete ini.. http://malaysiana.pnm.my/kesenian/Idio_Angklung.htm Kalian bisa liat dari tiltle-nya saja "Warisan Budaya Malaysia". Gamelan pun dianggap kebudayaan mereka. Dan ini hanya sebagian kecil dari kekayaan kita yang dirampas.

Andai kita mau perduli.. andai dengan kesadaran sendiri kita mau mempelajari kebudayaan lokal, andai tiap sekolah ada kelas kebudayaan daerah, andai kita menaruh kagum pada hasil karya anak bangsa, andai dimanapun kita berada slalu ada sentuhan Indonesia di hati, di jiwa dan raga... bukan malah menjadikan diri ini sebagai etalase berjalan dari western culture / kebudayaan negara manapun.. Andai.. semuanya ini bukan sekedar andai-andai...

Andai perusahaan-perusahaan besar di Indonesia dipimpin oleh kita-kita ini, toh banyak koq Indonesian yang memang berkualitas. Jangan karena warna kulitnya brown SUGAR - kayu MANIS dan air mukanya sabar, sederhana, murah senyum-sehingga kelihatan kurang berambisi, jadi harus menunduk kepada orang luar.. Saya bukan anti foreigner.. tapi alangkah baiknya jika kita menjadi raja di negri sendiri.. amin...

Sudah saatnya kita bangun.. Jangan saat diambil negara lain baru teriak. Makanya, kita sendiri yang wajib menjaga seluruh harta yang sharusnya adalah milik negri ini.. Kita sendiri yang harus mendalami kebudayaan Indonesia supaya tetap lestari.. Kita sendiri yang harus berjuang membuktikan hebatnya kemampuan orang Indonesia, kita sendiri yang harus mempertahankan kekayaan bangsa ini.. Jangan dengan mudahnya memaklumi-memaafkan kesalahan negara lain… Mungkin kita memang bangsa yang terlalu baik.. Hati ini terlalu lembut untuk menolak maaf dari mereka yang minta maaf dengan sebuah senyuman.. Tapi kalau seperti ini terus, harga diri kita mudah diinjak-injak. Kita harus buka mata, ada sebagian orang yg mudah memanfaatkan kebaikan orang lain.. Mungkin kebaikan ini ciri orang Indonesia.. mungkin juga termasuk warisan nenek moyang kita.. tapi kita yang sekarang harus bertindak cerdas.

Teman-teman, di moment penyambutan 100th hari kebangkitan nasional ini.. yuk kita sama-sama berusaha untuk lebih concern dengan kebudayaan negri kita sendiri.. kita jaga, kita pelajari, kita lestarikan, dan kita angkat dihadapan dunia.. sama-sama… Tuhan pasti memberkati bangsa yang baik hati ini… Amin

I also posted this file at: http://indonesiancommunity.multiply.com/journal/item/2158 & http://budayaindonesia.multiply.com/journal/item/81


Blog EntryMy Thesis (part1)Apr 23, '08 7:43 PM
for everyone

Judul: Penggunaan Unsur Budaya dalam Iklan

Studi Deskriptif: Pertimbangan-pertimbangan yang terkait dengan penggunaan unsur budaya dalam iklan TV Gudang Garam versi Cahaya Asa

Produksi: PT Gudang Garam tbk.

Agency: Octocomm Asia

Jenis Penelitian: Qualitative-Descriptif research

Sy seneng bgt judul ini akhirnya di approved.. Cuz, judul sy ini sempet ditahan sama dosen.. krn katanya, kalo berurusan dengan budaya repot. Tapi, justru karena ada unsur budayanya itu, alesan utama sy mengangkat tema ini. Selain iklannya amazing, sentuhan budaya and nationalismenya tuch kuat banget. Jadi sy pikir, repot ga masalah lah.. toh apapun yang dikerjakan dengan senang hati pasti sy ga akan ngerasa direpotkan.

Blum lagi suara suara dari sana sini yang bilang skripsi itu hanya sekedar alat untuk meluluskan.. jadi lebih baik cari yang mudah saja supaya cepat lulus.. cepat kerja.. Mungkin ada benarnya juga sieh.. sangat masuk akal skali... 

Tapi sy ini orang idealis.. Kebanyakan bikin apapun sesuai dengan kata hati.. Lebih suka mengerjakan sesuatu yang punya nilai 'niat baik', bukan sekedar komersil n berhasil. Yg punya manfaat buat org lain-even kadang cuma niatnya aja.. tapi orang lain ga merasakan tuch.. hehe.. But it doesnt matter... kalau sy sudah lakuakan yang terbaik, hati saya puas.. dan itu sudah cukup.. tak perlu orang lain menghargaipun, sy sudah senang.

Apalagi tentang nilai skripsi nanti... sy sudah tau resikonya di depan muka.. sudah siap lahir batin. Kalau sy ambil topic yang berat, nilai sy taruhannya.. kemungkinan besar nilai sy rata2 aja (moga2 lebih baik dr rata). But once again.. i dun really care.. Masa nilai di skolah bisa mewakilkan seberapa cerdas kah seseorang.. seberapa luaskah pengetahuannya.. uhmm? dangkal sekali! Buat saya nilai sama halnya seperti umur seseorang.. What i mean is, kalau sy lahir di tahun 1986-berarti di th 2008 umur sy 22.. tapi kan tidak ada yang tau umur tubuh saya yang sesungguhnya.. berapa sehatkah organ2 didalamnya.. seberapa muda jiwanya.. right? yah, paling tidak GPA saya mendekati 3.5, sy rasa itu sudah cukup lah... banyak hal yang tidak ingin sy lewatkan diluar sana daripada menghapal pelajaran di skolah mati matian demi dekat dengan 4.0 ehehe..

So far, sy mengerjakannya skrpsi ini asik skali.. pelan2 dinikmati.. disusun satupersatu... meskipun skarang jadi aga panik karena byk temen yang sudah siap sidang dan sy belum. Tapi ga akan pernah sy sesali pilihan sy ini, meskipun terkesan "saya yg cari gara-gara sendiri". Yang sy rasakan justru sebaliknya, sy bersyukur punya kesempatan mengangkat tema ini...(tema yang sudah sy pikirkan sejak1th lalu) Karena bagi saya ini bukan sekedar skripsi untuk meluluskan.. melainkan serangkaian usaha yang bisa membuat sy menjadi org yg jauh lebih baik dr sebelumnya. Supaya pengetahuan dan pengalaman ini tidak hanya berakhir di depan meja sidang, tapi bisa saya bawa kemanapun sy pergi..itu jauh lebih penting bagi sy. 

Diluar dugaan sy sendiri, ternata judul ini membawa sy yang memang sudah 3 tahun terakhir naturally concern dengan hal2 mengenai kebudayaan, menjadi lebih dalam mengenal kebudayaan indonesia.. dan tentunya sy semakin tau cara menghargai bangsa ini.. Pelajaran yang sgt berharga skali right? n' being immersed in smth I really like is asik sekali :) Yah, smoga smuanya lancar2 saja.. jadi nilai sy juga "asik" :p ehhehe.. Bagi yang sudah terlanjur terjebak baca curhatan sy yang panjang skali ini.. tolong sekalian doakan sy yah.. ehhe trims. GBU

Attachment: Print Ad Gudang Garam - Rumahku Indonesiaku.jpg

Blog EntryMending sekalian gratis dech..Apr 22, '08 11:28 AM
for everyone

Museum Nasional

Jl. Medan Merdeka Barat 12, Jakarta Pusat

+62-21-3868172

www.museumnasional.org

 

Seumur hidup baru kali ini, dari lubuk hati yang terdalam, sy minta tolong 'harga' dimahalin.. Masa masuk ke museum.. selembar 1000rupiah pun masi dapat kembali 250perak, bayangkan?!

Padahal, honestly.. gedung barunya Museum Nasional ga kalah bagus lho sama museum2 di luar negri! Apalagi koleksinya.. mengaggumkan! Slain buaaanyak banget.. mulai dari perlengkapan untuk upacara adat, miniatur rumah traditional, alat musik, wayang, mainan anak2, alat2 transportasi, perhiasan, senjata, perlartan pertanian, prasasti, patung2 dewa, kain2 indonesia, ceramics..byk bgt dech.. stiap koleksi disana juga slalu disertain keterangan yg cukup.. jadi kita yg dateng ga sekedar cuma lihat2, tapi bs bawa pulang pengetahuan.

So apa lagi? Harta karunnya sudah ada di sini.. sudah jadi milik Indonesia sejak lama.. tinggal gimana kita mengexposenya, supaya berharga dimata dunia dan juga dimata bangsa sendiri. (Knapa sieh Indonesia selau begitu? kita ini ibarat orang kaya yang terus-terusan lupa uangnya disimpen dimana..)

Okay..  penataan, lighting, kebersihan masih harus ditingkatin.. apalagi yang di gedung lama.. mnurut sy aga2 serem, karena luas tapi sepi bgt, trus nuansany ky rumah2 lama aja gitu. hehe..

Makanya sy usul, harga tiketnya diadjust.. daripada "750 rupaih saja" mending untuk orang Indonesia diberlakuin sumbangan sukarela.. dan kalo ga nyumbang jg gpp. Justru perkiraan sy, dengan kebijakan sperti itu mungkin pendapatan museum bisa jauh lebih banyak. Untuk foreigner minimal US$10 lah (jaga harga diri bangsa dunk, masa museum kita bagus kaya gitu dihargainya kurang dari seper sepuluh US$), kan lumayan buat biaya perawatan museum atau buat naikin gaji petugas museum.. ya kan? Asal jangan nyasar masuk ke kantong orang kaya tak bertanggung jawab ajah..

Ga perlu takut turis2 itu ga jadi berkunjung krn harus bayar lebih mahal, toh tipikal orang yang dateng ke museum juga cuma orang2 yang concern, yg bener2 pingin dateng. Mereka ga akan permasalahin harus bayar berapa, yang penting bisa masuk. Tapi kita juga jangan pasang "harga kurang-ajaran" :p. We always have to be a nice host for our quest, right?

Buat temen2 yang stuju harga tiket masuk Museum Nasional terlalu murah, ayuk kita sama2 express our opinion to Museum Indonesia Team, jgn diem aja.. Silahkan kasih masukan ke museumnasional@indo.com, Atau.. kali2 aja ada diantara kalian yg bisa lakukan sesuatu yg more significant n rational-sgt diharapkan skali.. 

"Never just waiting on the world to change!"

Attachment: Museum Nasional - Karcis.jpg

Blog EntryHow I love books..Apr 19, '08 12:20 AM
for everyone

Sy suka skali baca. Dari hal yang penting untuk ditahui sampe yg ga penting. Mulai buku yg ngebahas semua agama di seluruh dunia, development of science & technology, buku tentang alat2 perang, buku traveling, kebudayaan, sampe buku yang secari garis besar ngebahas kedokteran dari jaman bahela sampe jaman sekarang pun pernah sy baca-jujur ini buku teraneh versi sy.. hehe…

Tapi dari sekian banyak buku itu, sy ga tau buku mana yang paling sy suka.. Semua buku rasanya sama aja tuch.. Kalo sy dah start baca, pingin seceptetnya dibaca abis. Kalo dah abis, ga da yang pingin sy baca ulang. Hehe.. Jadi menurut kalian, ada ga buku yang dah sy baca trus sy suka? Hehe.. :p

Anyw, on the top of my list.. Sy plg suka buku Soekarno Biografi cuz beliau my idol, beliau absolutely inspiring. Next, Buku The Sompoerna Legacy cuz' slain nyarinya susah.. sempet 1 hari sy hunting ke 5 mall ngebela-belain nyari buku itu, ternyata buku itu cuma ada di The House of Sampoerna, Surabaya. (skarang di Konnikunia sudah ada.. di perpus LSPR juga ada) buku itu unique & indah banget, sebenernya isinya sieh simple aja (buat yg ga punya sejarah apapun bersama Sampoerna) tapi it's a very nice book...


Photo AlbumInspiring Artist (52 photos)Apr 16, '08 12:45 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Fashion Show at JCC 16 April 2008 by Pak Guruh Soekarnoputra.
Present: PT. Guruh Sukarno Persada collections.


Photo AlbumIndonesiaku (23 photos)Apr 10, '08 12:32 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Indonesiaku.. Suarna Dwipaku..

Suarna Dwipa: pulau-pulau emas (sebutan untuk Indonesia sekitar 2500 tahun lalu. Tercantum dalam cerita-cerita klasik hindu)

MessageGuestbook
   
hestiasari wrote on Jul 4
hallo, salam kenal ya... GBU.
dadibagongsik wrote on Jul 3
kulo nuwun mbak :-)
palmkartika wrote on Jul 2
cupppz said
yah rencanya ga langsung S2 sih pak.. mau kerja dulu.. kerja sembari belajar untuk mengerti masyarakat.. jadi nanti pas lanjut S2 ngerti ilmu apa yang musti digali.. bukan sekedar belajar "abal abal"
anyw, trims doanya pak.. sukses jg untuk bapak :)
ialah 'Dra, kamu kerja dulu sekaligus refressing,
kalau sudah cukup refressingnya coba ambil S2, lagi online khan..?!
cupppz wrote on Jul 2
yah rencanya ga langsung S2 sih pak.. mau kerja dulu.. kerja sembari belajar untuk mengerti masyarakat.. jadi nanti pas lanjut S2 ngerti ilmu apa yang musti digali.. bukan sekedar belajar "abal abal"
anyw, trims doanya pak.. sukses jg untuk bapak :)
palmkartika wrote on Jul 1
cupppz said
Kuliah di LSPR pak.. London School. Jurusan komunikasi periklanan... jurusan yang membuat jalan pikiran sy semakin kreatif :) amin..
nanti kalo sudah saatnya sy mau S2 sastra.. belajar lebih jauh tentang kebudayaan. kalo tuhan menghendaki mungkin UI menjadi pilihan favorit. apa bapak ada usul lain kuliah yang bagus untuk jurusan itu?
'Dra karena saya alumni universitas negeri dan saya banyak berkomunikasi dengan sesama rekan dari universitas negeri, tidak salah pilihan kamu 'Dra mencoba ke UI.
Semoga cepat lulus dari London School dan langsung bisa masuk/lulus di UI.

Sukses untuk Alexandra
cupppz wrote on Jul 1
Kuliah di LSPR pak.. London School. Jurusan komunikasi periklanan... jurusan yang membuat jalan pikiran sy semakin kreatif :) amin..
nanti kalo sudah saatnya sy mau S2 sastra.. belajar lebih jauh tentang kebudayaan. kalo tuhan menghendaki mungkin UI menjadi pilihan favorit. apa bapak ada usul lain kuliah yang bagus untuk jurusan itu?
palmkartika wrote on Jul 1
'Dra ngomong2 kamu kuliah dimana en jurusan apa nih...???
palmkartika wrote on Jul 1
jangan lupa makan, jangan lupa mandi gara2 serius online di MP, 'Dra.
palmkartika wrote on Jul 1
'Dra, lagi online nih..
sidkar wrote on Jun 29
Hi salam kenal..

S I D K A R Thematic Kids Event & Birthday Souvenir
raufmendunia wrote on Jun 26
absolutely..pastinya berikan yang terbaik buat tanah air..hehehehe
raufmendunia wrote on Jun 26
numpang lewat yaa..sekalian ngintip2..
tulisan2nya bagus..
kalo bukan kita yang peduli dengan negara dan bangsa kita..siapa lagi?
salam kenal..
noy84 wrote on Jun 25
Hidup Indonesia...
pentholdjkn wrote on Jun 22
ngintip y
mtisna wrote on Jun 20
nga ada liputan ttg wayang, atau ketoprak .....
mtisna wrote on Jun 20
ngintip bentar..,,,
mymindlessworld wrote on Jun 16
Mbak ini bener2 pemberhati Indonesia yang baik dan benar. Senang berkunjung ke web anda
renwigs wrote on Jun 4
A day late, but still... Wish you a happiest birthday, dear Vira! Semoga sampai kapanpun tetap idealis & nasionalis!
aishas wrote on Jun 4
HAPPY BIRTHDAY MY DEAR DEAR ALEXANDRA !!!!!! MANY HAPPY RETURN OF THIS FOR YOU, AND FULL OF DIVINE LIGHT, KISSES
aishas wrote on May 28
waw, Alexandra, it is so beauty your passion...i ´ll be so happy if you send me pic from the country you choose and love...we are so close and will reamin there for ever dear..
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help